Apa Itu Rekber? (Pengertian Rekber dan Cara Kerjanya)

Baca Juga Artikel Berikut Ini

Apa itu rekber? Dalam dunia transaksi online, tentu rekber sudah menjadi bagian yang tak terpisahkan meskipun sistem transaksi ini belum tentu jadi pilihan utama.  Nyatanya, masih banyak yang merasa asing dan masih bingung bagaimana sistem dan cara kerjanya. Pada artikel ini admin akan memberikan penjelasannya kepada anda semua.

Apa Itu Rekber

Apa yang dimaksud rekber? Rekber merupakan singkatan dari Rekening Bersama dimana transaksi dilakukan melalui pihak ketiga yang dipercayai oleh kedua belah pihak. Penyedia jasa rekber tidak berperan sebagi penjual ataupun pembeli, tetapi sebagai perantara transaksi diantara kedua belah pihak. Yang namanya sebuah jasa, pasti ada fee yang nantinya diberikan kepada penyedia jasa rekber tersebut.


Mengapa Rekber Dibutuhkan?

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya bahwa pada sistem transaksi ini terdapat pihak ketiga yang menjadi perantara antara penjual dan juga pembeli. Pihak rekber memiliki peran dalam mengamankan transaksi supaya meminimalisir terjadinya tindak penipuan yang selama ini sering terjadi. Salah satu rekber terpercaya yang bisa anda pakai yaitu Tri Hariyanto, selaku pemilik situs p-store.net Dengan menggunakan sistem transaksi ini maka anda akan mendapatkan keuntungan diantaranya sebagai berikut :

  • Keamanan transaksi terjamin karena ada pihak yang berperan untuk mengamankan uang pembeli.
  • Bagi penjual akan mendapatkan reputasi yang baik karena menerima pembayaran melalui rekber. Online shopnya tentu akan semakin terpercaya.
  • Bagi pembeli, apabila barang yang dikirim tidak sesuai dengan apa yang disepakati maka uang dapat dikembalikan sepenuhnya.

Cara Kerja Rekber

Untuk lebih memudahkan pemahaman anda, admin akan menyampaikan bagaimana cara kerja rekber langsung menggunakan analogi. Berikut adalah penjelasannya :

Apa itu rekber? Pengertian Rekber dan Cara kerjanya


1. Si penjual (sebut saja Budi) dan si pembeli (sebut saja Ahmad) menyepakati harga transaksi dan jumlah barang yang nantinya akan dikirim. Serta mereka juga menyepakati siapa yang akan memberikan fee terhadap penyedia rekber.

2. Selanjutnya Ahmad yang berperan menjadi pembeli menghubungi pihak rekber dan mengatakan bahwa ia dan si Budi ingin menggunakan jasanya. 

3. Pihak rekber biasanya meminta foto identitas (semisal ktp) untuk verifikasi data. Anda tak perlu khawatir, jika rekber terpercaya data privasi anda pasti aman sepenuhnya. 

4. Ahmad membayar sejumlah uang terhadap penyedia rekber. Rincian uang tersebut yakni uang barang + uang fee (jika dalam kesepakatan dengan penjual, fee akan dibayarkan oleh buyer)

5. Setelah uang sampai ditangan rekber, penyedia jasa rekber memerintahkan kepada Budi sebagai penjual untuk mengirimkan barang kepada pembeli.

6. Jika barang yang dikirimkan tidak sesuai kesepakatan atau tidak cocok maka Ahmad berhak untuk menuntut pengembalian uang. Nantinya uang pasti dikembalikan kepada pembeli. Jika barang yang dikirim sudah cocok maka berlanjut ke proses selanjutnya.

7. Kemudian penyedia rekber memberikan uang kepada penjual. Uang ini sudah dipotong dengan fee. Ketika dana sudah sampai ke penjual maka secara resmi berakhirlah transaksi rekber.

Penutup

Banyak sekali yang malas menggunakan sistem transaksi ini, mereka menganggap sistem ini terlalu merepotkan dan uang pun sampai lebih lama. Hal ini tentu sangat disayangkan, padahal sistem ini hadir guna meminimalisir adanya penipuan transaksi online yang belakangan ini sudah semakin menjamur. Akhir kata, semoga artikel mengenai pengertian Rekber dan cara kerjanya bermanfaat bagi pembaca.

Dapatkan Update Artikel Blog Firdaus Melalui Email

Bila pembaca merasa bahwa artikel-artikel di blog Firdaus bermanfaat, pembaca bisa memberikan sedikit donasi melalui Paypal Dana hasil dari donasi tersebut akan digunakan untuk memperpanjang domain Blog Firdaus - Terima kasih.

Comments

Komentarlah yang sopan
Jangan spam
Dilarang gunakan link aktif
Dilarang komentar yang menyinggung SARA dan berkonten negatif

Terima kasih :)